Real Madrid kembali berada dalam fase pencarian arah setelah keputusan mengejutkan memecat Xabi Alonso pada awal 2026. Pelatih muda itu gagal memenuhi ekspektasi meski baru beberapa bulan menangani tim.

Manajemen lalu menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih interim, namun hasil di lapangan belum cukup menenangkan situasi di Santiago Bernabeu. Kekalahan dari Albacete di Copa del Rey serta kegagalan lolos otomatis ke babak 16 besar Liga Champions membuat tekanan meningkat. Madrid membutuhkan figur berpengalaman yang terbukti mampu mengelola ruang ganti besar dan tuntutan trofi.
Dalam konteks inilah nama Unai Emery mulai mencuat kuat ke permukaan. Rekam jejak Emery di Eropa menjadi daya tarik utama. Tiga gelar Liga Europa bersama Sevilla dan reputasinya sebagai ahli kompetisi knockout membuat petinggi Madrid dikabarkan menaruh respek besar. Emery dinilai sosok matang yang bisa langsung bekerja tanpa masa adaptasi panjang.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Jawaban Singkat Emery Picu Spekulasi
Saat isu ketertarikan Real Madrid semakin kencang, Unai Emery akhirnya angkat bicara. Namun alih-alih memberi klarifikasi panjang, pelatih berusia 54 tahun itu hanya melontarkan tujuh kata singkat yang justru memicu tafsir luas. “Tidak ada yang bisa dikatakan soal itu,” ujarnya.
Jawaban dingin tersebut langsung menjadi bahan perbincangan media Spanyol. Banyak pihak menilai respons itu bukan penolakan, melainkan bentuk kehati-hatian. Emery dikenal sebagai pelatih yang jarang berbicara soal masa depan ketika masih terikat kontrak dengan klub lain.
Faktor lain yang memperkuat spekulasi adalah relasi Emery dengan Jorge Mendes. Agen super tersebut memiliki koneksi kuat di Real Madrid. Meski tidak ada konfirmasi resmi, kombinasi rekam jejak, jaringan, dan situasi Madrid membuat Emery dianggap kandidat paling realistis.
Baca Juga: Transformasi Fermin Lopez Menjadi Pemain Kunci Barcelona
Klopp dan Arbeloa dalam Bayang-Bayang

Selain Emery, nama Jurgen Klopp juga ikut disebut. Mantan pelatih Liverpool itu kini menjabat sebagai kepala sepak bola global Red Bull. Sejumlah tokoh internal Madrid dikabarkan mengaguminya, meski klub tidak akan aktif mendekatinya lebih dulu.
Menurut laporan, masa depan Arbeloa masih akan dievaluasi melalui performanya di La Liga dan Liga Champions. Jika hasilnya stabil, Madrid bisa saja mempertahankannya hingga akhir musim. Namun rencana jangka panjang tetap disiapkan untuk musim panas 2026.
Klopp sendiri disebut memiliki syarat berat jika kembali melatih, termasuk perubahan besar di skuad. Kondisi ini membuat Emery terlihat lebih “siap pakai” dibanding kandidat lain, terutama karena fleksibilitas taktik dan pengalamannya menangani tim dengan sumber daya terbatas.
Fokus Emery Bawa Aston Villa Terbang Tinggi
Di tengah rumor panas dari Spanyol, Emery tetap fokus penuh pada Aston Villa. Sejak datang pada November 2022, ia sukses mengubah Villa menjadi kekuatan papan atas Liga Inggris. Konsistensi dan kedalaman taktik membuat Villa kembali disegani.
Musim ini, Villa bersaing ketat di papan atas Premier League. Mereka berada di peringkat ketiga dengan poin yang sama dengan Manchester City dan masih punya peluang nyata dalam perburuan gelar. Selain itu, Villa juga melaju di Piala FA dan Liga Europa.
Situasi ini menempatkan Emery pada posisi ideal. Ia tidak terburu-buru mengambil keputusan, sementara Madrid harus menunggu. Tujuh kata yang ia ucapkan mungkin singkat, tetapi cukup untuk membuat masa depan kursi pelatih Real Madrid terus berguncang. Ikuti terus perkembangan informasi menarik yang kami suguhkan dengan akurasi dan detail penjelasan lengkap di footballteamnames.com.
