Mahkamah Agung British Columbia menyetujui penyelesaian gugatan class-action yang diajukan terhadap Major League Soccer (MLS) dan Vancouver Whitecaps. Gugatan ini terkait klaim bahwa kedua pihak menggunakan materi promosi yang menyesatkan saat menjual tiket pertandingan melawan Inter Miami pada 25 Mei 2025.

Penggugat utama, Ho Chun, menuduh bahwa liga dan klub mengeksploitasi harapan penggemar dengan mempromosikan partisipasi pemain bintang Inter Miami CF seperti Lionel Messi, Luis Suarez, Sergio Busquets, dan Jordi Alba. Namun, beberapa hari sebelum pertandingan, CEO Whitecaps, Axel Schuster, mengumumkan bahwa Messi, Suarez, dan Busquets tidak akan tampil karena mantan pelatih Inter Miami, Gerardo Martino, memilih untuk mengistirahatkan mereka.
Dengan lebih dari 50.000 penggemar yang hadir, klub menawarkan diskon 50% untuk makanan dan minuman di stadion sebagai kompensasi. Sementara itu, MLS dan Vancouver Whitecaps menolak klaim tanggung jawab dan menyatakan bahwa gugatan tersebut tidak berdasar. Negosiasi dimulai pada Mei 2026 untuk menghindari proses litigasi panjang.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Rincian Penyelesaian Gugatan
Mahkamah Agung memerintahkan MLS dan Vancouver Whitecaps membayar total 450.000 dolar Kanada (sekitar 329.000 dolar AS) sebagai penyelesaian gugatan. Dana ini akan dibagi kepada tiga organisasi amal: KidSport BC, Canada SCORES, dan BGC South Coast BC, setelah dikurangi biaya pengacara.
Vancouver Whitecaps menyatakan bahwa penyelesaian ini telah disetujui dan akan dilaksanakan sesuai perjanjian. Kesepakatan ini juga menekankan revisi dalam ketentuan penjualan tiket agar lebih transparan bagi penggemar di masa depan.
Baca Juga: FIFA Siapkan Aturan Baru Usai Insiden Vinicius Jr., Larangan Menutup Mulut Saat Bertanding
Klausul Baru pada Penjualan Tiket

Salah satu syarat utama penyelesaian adalah Whitecaps harus menambahkan klausul pada tiket yang menegaskan bahwa daftar tim dan susunan pemain dapat berubah sewaktu-waktu sebelum atau selama pertandingan. Pemegang tiket diharapkan memahami bahwa klub tidak memberikan jaminan apapun terkait partisipasi atau performa pemain individual.
Klausul ini juga menekankan bahwa semua materi promosi sebelumnya tidak menjadi jaminan bahwa pemain tertentu akan hadir. Ini sekaligus meminimalkan risiko sengketa di masa depan. Langkah ini dianggap penting untuk melindungi klub dan liga dari klaim serupa di pertandingan berikutnya.
Dampak bagi Penggemar dan Klub
Penyelesaian ini diharapkan menenangkan para penggemar yang kecewa karena ketidakhadiran bintang Inter Miami, khususnya Lionel Messi, di pertandingan tersebut. Diskon makanan dan minuman di stadion juga menjadi bentuk kompensasi yang nyata bagi mereka.
Selain itu, penambahan klausul pada tiket memberikan transparansi lebih baik dan memperjelas hak serta kewajiban penggemar. Langkah ini juga membantu MLS dan Vancouver Whitecaps menghindari masalah hukum di pertandingan mendatang. Lalu juga sambil memastikan pengalaman menonton tetap menyenangkan bagi para pendukung.
Dengan penyelesaian ini, baik klub maupun liga dapat fokus pada pertandingan dan promosi mendatang tanpa terganggu isu hukum terkait absennya pemain bintang. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di footballteamnames.com.
