Manchester United menghadapi tantangan serius dalam upaya merekrut gelandang Sporting Lisbon, Morten Hjulmand, pada musim panas ini.
Klub terancam gagal mendapatkan Hjulmand karena klausul rilisnya yang mencapai 70 juta pounds dan keengganan Sporting Lisbon untuk bernegosiasi. FOOTBALL TEAM NAMES, akan membahas informasi menarik mengenai sepak bola hari ini, simak pembahasan ini.
Hambatan Finansial dan Klausul Rilis
Harga tinggi yang ditetapkan Sporting CP untuk Morten Hjulmand menjadi kendala utama bagi Manchester United. Klausul rilis Hjulmand yang sebesar 68 juta pounds atau 80 juta euro membuat Sporting enggan melepasnya dengan harga lebih rendah.
United sebelumnya telah menyiapkan tawaran sebesar 50 juta pounds untuk Hjulmand sebagai alternatif jika gagal mendapatkan Carlos Baleba, namun tawaran ini jauh di bawah klausul pelepasannya. Biaya yang diminta Sporting CP, yang pada Juli 2025 meningkat menjadi 80 juta euro dari perkiraan 50 juta euro, dianggap terlalu tinggi, bahkan untuk Juventus yang juga tertarik pada Hjulmand.
Pada 28 Juli 2025, Manchester United dilaporkan telah mengajukan tawaran 40 juta euro untuk Hjulmand, namun tawaran ini kemungkinan tidak akan diterima oleh Sporting. Ada kekhawatiran di internal Manchester United bahwa memenuhi permintaan harga Hjulmand sekarang dapat mengganggu rencana mereka untuk merekrut Carlos Baleba di musim panas mendatang.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Kebutuhan Penjualan Pemain
Untuk dapat merekrut Morten Hjulmand, Manchester United dilaporkan harus menjual beberapa pemain terlebih dahulu guna mengumpulkan dana yang cukup. Saat ini, beberapa pemain seperti Alejandro Garnacho, Antony, Tyrell Malacia, dan Jadon Sancho sedang diupayakan untuk dijual oleh manajemen klub.
Khususnya Jadon Sancho, ia telah menyetujui persyaratan pribadi untuk pindah ke AS Roma, dengan kesepakatan pinjaman yang mencakup kewajiban pembelian permanen sebesar 23 juta euro musim panas mendatang. Manajemen United juga mempertimbangkan untuk melepas pemain lain seperti Victor Lindelof dan Christian Eriksen, yang telah dibebaskan.
Penjualan pemain-pemain ini diharapkan dapat memberikan Manchester United anggaran yang diperlukan untuk mengejar target gelandang mereka. Dengan Casemiro yang mendekati akhir kontraknya pada musim panas 2026 dan Manuel Ugarte serta Kobbie Mainoo yang belum sepenuhnya mengisi peran gelandang bertahan, kebutuhan akan dana transfer menjadi semakin mendesak.
Baca Juga: Pep Guardiola Berharap Savinho Bertahan di Manchester City
Opsi Alternatif di Lini Tengah
Jika Manchester United gagal mengamankan Morten Hjulmand, klub telah mengidentifikasi beberapa opsi alternatif untuk memperkuat lini tengah mereka. Salah satu target utama adalah gelandang Crystal Palace, Adam Wharton. Wharton, meskipun berusia 21 tahun dan kurang dalam fisik dibandingkan Carlos Baleba, menunjukkan kesadaran posisi yang baik untuk melindungi pertahanan United.
Dia juga unggul dalam menciptakan peluang, dengan statistik yang menempatkannya di antara gelandang teratas Eropa untuk expected assisted goals, key passes, progressive passes, dan shot-creating actions. Alternatif lain yang muncul adalah Lucien Agoume dari Sevilla.
Agoume, berusia 23 tahun, dianggap sebagai pilihan yang jauh lebih murah dibandingkan Baleba. Namun, dengan klausul rilis sekitar 35 juta pounds atau 40 juta euro. Analisis menunjukkan bahwa Agoume memiliki kemampuan memenangkan bola yang kuat. Mirip dengan Manuel Ugarte, dan kemampuan distribusi yang baik seperti Casemiro dan Baleba.
Implikasi Strategis Transfer
Pencarian Manchester United untuk gelandang bertahan baru merupakan prioritas strategis untuk memperkuat lini tengah di bawah manajer Ruben Amorim. Kebutuhan ini muncul karena penampilan kurang meyakinkan dari Manuel Ugarte dan Casemiro di pramusim. Serta kesulitan Kobbie Mainoo untuk menemukan perannya yang optimal.
Amorim membutuhkan gelandang yang mampu melindungi lini belakang dan memfasilitasi transisi dari pertahanan ke serangan. Namun, yang penting untuk sistem 3-4-2-1 yang diterapkannya. Morten Hjulmand, dengan pengalaman bermain di bawah Amorim di Sporting CP dan kemampuannya sebagai gelandang bertahan. Dianggap sebagai pilihan ideal karena familier dengan gaya bermain manajer.
Namun, harga tinggi yang diminta Sporting CP, ditambah dengan keinginan United untuk tidak membebani anggaran transfer mereka di masa depan. Namun, mendorong mereka untuk mencari alternatif yang lebih hemat. Manfaatkan juga waktu luang anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi mengenai berita sepak bola terbaru lainnya hanya dengan klik footballteamnames.com.