Chelsea mengalami kekalahan telak 5-1 dari Manchester City di Etihad pada hari Minggu. Hat-trick pemain sayap Brasil, Kerolin, menjadi momok bagi lini pertahanan Chelsea dan membawa City unggul 11 poin di puncak klasemen Liga Super Wanita.

Kekalahan ini membuat Chelsea tertinggal 12 poin dari pemimpin klasemen dan sekaligus menorehkan dua kekalahan liga beruntun untuk pertama kalinya sejak Juli 2015. Bagi pelatih Sonia Bompastor, ini adalah pengalaman pertama mengalami kekalahan beruntun dalam 181 pertandingan manajerialnya di semua kompetisi.
Meskipun demikian, Bompastor menegaskan bahwa fokus utama tim adalah bangkit dan menatap pertandingan berikutnya dengan kepala tegak. Kekalahan ini menjadi pelajaran penting bagi Chelsea untuk mengevaluasi strategi dan performa tim di laga-laga berikutnya.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Bompastor Yakin dengan Masa Depannya
Ketika ditanya soal masa depannya di Chelsea, Bompastor menyatakan keyakinannya. “Saya sangat yakin. Jika klub berpikir saya bukan orang yang tepat, tentu saya akan menerima. Tapi saya tidak akan pernah menyerah,” katanya.
Pelatih asal Prancis itu menekankan bahwa institusi dan keberlangsungan klub jauh lebih penting daripada dirinya sendiri. Ia menegaskan komitmennya untuk tetap berjuang bagi Chelsea meski berada dalam situasi sulit.
Bompastor menambahkan bahwa dirinya tetap rendah hati dan fokus membantu tim, sama seperti saat tim meraih kemenangan. Prinsip profesionalisme dan dedikasi tetap menjadi pegangan utama dalam memimpin Chelsea menghadapi tantangan.
Baca Juga: Rose Lavelle dari USWNT Kembali ke Gotham Setelah Absen Lama karena Cedera
Tantangan Baru bagi Pelatih Chelsea

Menurut Bompastor, ini adalah situasi tersulit yang pernah ia hadapi dalam kariernya. Sebelumnya, ia selalu berkesempatan meraih kesuksesan. Namun, ia menekankan bahwa sepak bola penuh dinamika, dan setiap situasi sulit harus dihadapi dengan ketenangan dan kerja keras.
Ia menyatakan, “Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk membantu tim karena itu tugas saya. Para pemain membutuhkan dukungan, dan saya akan melakukan tugas itu sepenuh hati.”
Situasi ini juga menjadi ujian mental bagi para pemain Chelsea. Dengan bimbingan Bompastor, mereka diharapkan dapat memulihkan performa dan kembali bersaing di papan atas Liga Super Wanita.
Fokus pada Laga Berikutnya
Chelsea kini menatap pertandingan akhir pekan depan melawan Tottenham Hotspur. Bompastor memastikan tim tetap fokus pada tugas dan strategi untuk meraih hasil positif.
Pelatih Prancis itu menekankan bahwa kegagalan sementara tidak akan mematahkan semangat tim. Dengan evaluasi performa dan disiplin latihan, Chelsea diharapkan mampu bangkit, memperbaiki lini pertahanan, dan menjaga peluang mereka bersaing di musim ini.
Keyakinan, kerja keras, dan solidaritas tim menjadi kunci agar Chelsea tetap kompetitif meski menghadapi tekanan berat setelah kekalahan telak dari Manchester City. Simak terus pembahasan sepak bola perempuan terupdate lainnya hanya di footballteamnames.com.
